Saturday, 25 January 2014

timeline future : alam dan biologi (part 2)

 
timeline, urutan waktu, masa depan, future
timeline future : alam dan biologi
pernah denger timeline kan? timeline sangat familiar di twitter dan bahkan sekarang sudah ada di facebook. kata timeline merujuk pada urutan waktu, yang selama ini untuk menggambarkan aktifitas kita dari masa lalu sampai sekarang. tapi pernahkah kalian membayangkan timeline masa depan? ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya, tentang timeline masa depan : komputer (part 1)


Friday, 24 January 2014

timeline masa depan : komputer (part 1)



timeline future, timeline, masa depan
timeline masa depan : komputer
pernah denger timeline kan? timeline sangat familiar di twitter dan bahkan sekarang sudah ada di facebook. kata timeline merujuk pada urutan waktu, yang selama ini untuk menggambarkan aktifitas kita dari masa lalu sampai sekarang. tapi pernahkah kalian membayangkan timeline masa depan?

Thursday, 23 January 2014

6 alasan kenapa harus inovasi


hubungan, invensi, inovasi, imitasi
hubungan invensi, inovasi dan imitasi
ada banyak definisi dari kata inovasi. inovasi bisa diartikan sebuah penemuan baru untuk menciptakan sesuatu yang memiliki nilai tambah. sebenernya sih kalian bisa artikan sendiri, gak usah terpaku dengan apa yang ada di buku (text book thinking) yang penting maknanya sama dengan kata kunci "sesuatu yang baru".

Wednesday, 22 January 2014

labuhan haji, pelabuhan atau kawasan wisata?

kawasan, wisata, labuhan haji
kawasan wisata atau pelabuhan labuhan haji?
sampai saat ini, gue masih agak rancu dengan konsep yang ditawarin oleh stake holder (entah itu pemerintah atau swasta) mengenai labuhan haji. digerbangnya jelas-jelas tertulis "pelabuhan labuhan haji" tetapi di salah satu temboknya juga tertulis kawasan wisata. tempatnya sih strategis untuk keduanya, apalagi letaknya yang hanya sekitar 6 km dari jantung kota selong, dengan akses jalan yang sangat bagus membuatnya mudah dijangkau dan sering dikunjungi oleh masyarakat lombok timur.
kawasan, wisata, labuhan haji
semak belukar sepanjang jalan di dalam dermaga lb. haji
gini maksudnya, kalau emang mau dua-duanya, ya jalankan lah dua-duanya. lah, ini entah yang mana yang jalan belum keliatan. pelabuhan belum jalan, kawasan wisatanya pun masih tampak kurang. bayangin aja, kalau yang dianggap jalan adalah pelabuhannya (dermaga), belum ada satu kapal pun yang singgah. infrastrukturnya pun masih sangat minim. jalan yang seharusnya tempat menaruh fasilitas atau bongkar muat pun tertutup oleh semak belukar.
kawasan, wisata, labuhan haji
semak belukar
padahal, dermaga ini telah diresmikan sekitar 1 tahun yang lalu oleh wakil presiden, pak Boediono, pas hari nusantara yang kebetulan digelar di Lombok timur. entah kenapa belum berjalan sampai sekarang. memang sempat tersendat sih pembangunannya karena pergantian kepala daerah beberapa tahun terakhir, tapi gue gak ngurus yang gitu-gitu ya, setidaknya gue hanya menyayangkan aja gini jadinya.


kalau emang mau salah satu, apakah kawasan wisata atau pelabuhan (dermaga) ya fokus ke salah satunya lah. kalau dermaga tempat kapal singgah, ya dermaga lah. kalau emang mau kawasan wisata, tempat wisata lah. kan kalau mau dua-duanya, tinggal nunggu waktu doank untuk bubarnya. misalnya, sekarang jadi kawasan wisata karena belum jalan pelabuhannya (dan entah kenapa belum jalan). nanti kalau pelabuhan sudah jalan, kan udah gak bisa jadi kawasan wisata lagi. kebayang gak, wisata lihat kapal lalu lalang dengan air yang sudah kotor karena minyak dan sampah, terus udara yang kotor juga karena asap dari perahu dan kapal yang lalu lalang? terus kalau udah gitu, itu tulisan "kawasan wisata" mau dihancurkan?

padahal jika fokus ke salah satu saja, itu akan menjadikan kawasan ini menjadi tempat yang relatif maju dibandingkan dengan kawasan lain di lombok timur. seandainya ini fokus di pelabuhan, kan perekonomian masyarakat pesisir juga semakin maju. di satu sisi, banyak tenaga kerja yang akan dibutuhkan untuk sebuah "pelabuhan" yang memberikan pekerjaan bagi pengangguran dan pastinya warung-warung yang ada di pesisir pantai. selain itu, nelayan bisa tetap menangkap ikan kok asalkan melautnya ke tempat yang agak jauh dari dermaga.

dan jika memang ingin dijadikan kawasan wisata, tempatnya juga prospek banget kok. lihat aja, berbagai fasilitas untuk jadi kawasan wisata yang asri juga sudah dibangun. berugak (gazebo), musolla (walaupun sekarang masih dikunci), tempat berbelanja, pantai yang indah, pohon yang rindang sepanjang pantai serta bentukan dermaga yang menjorok jauh ke laut membuat mata seakan dimanjakan. bahkan, belum beroperasi saja, nih dermaga udah punya tarif kalau mau masuk. murah sih, hanya Rp. 3000 aja, dan kalian bisa merasakan angin laut yang segar dengan pemandangan khas pantai lombok serta air laut yang masih bersih.

kawasan, wisata, labuhan haji
gazebo (berugak) sepanjang pantai labuhan haji

kawasan, wisata, labuhan haji
jalan masuk dermaga labuhan haji

kawasan, wisata, labuhan haji
pemandangan laut dari dermaga labuhan haji

kawasan, wisata, labuhan haji
dermaga yang masih sepi

kawasan, wisata, labuhan haji
Mr. Rp. 3000
semua pemikiran di atas bukanlah kritik pedas buat pemerintah, berhubung kripik mak icih bukan ditemukan oleh orang lombok, dan lombok sendiri artinya bukan cabai, maka pemikiran di atas hanya saran dan masukan untuk pemerintah atau pihak swasta yang menyayangi lombok timur secara bersama-sama :) bukankah lebih baik mengkritik yang sifatnya membangun daripada memberikan pujian untuk menjilat? :)

Thursday, 16 January 2014

mayung putih, air terjun yang telah punah


air terjun, mayung puteq, mayung putih, sembalun, lombok, wisata
air terjun mayung puteq, sembalun
mayung putih atau orang sekitar sering menyebutnya mayung puteq, sebuah air terjun di kecamatan sembalun, lombok timur ini sepertinya sudah tidak lagi diminati oleh para pecinta wisata alam dari seluruh masyarakat lombok. penikmat alam yang berharap akan dinginnya suasana sebuah air terjun akan kecewa ketika datang ke tempat yang sekitar 3 tahun yang lalu terkenal akan keindahan alamnya ini.

Monday, 13 January 2014

tidur di bandara, emang boleh?


tidur di bandara, bandara, soekarno hatta, menginap di bandara
tidur di bandara
kali ini gue bakal nyeritain sebuah kisah nyata tentang perjalanan seorang lelaki yang menempuh jarak ribuan kilometer untuk kembali ke tempat asalnya hanya dalam waktu 1 jam 50 menit (baca : pulang kampung).

jadi ceritanya, gue pulang kampung ambil penerbangan jam 5 pagi WIB, dan sampai ke lombok itu jam 8 pagi. sebenarnya sih perjalanan cuma 2 jam kurang gitu, cuma karena perbedaan waktu menyebabkan butuh tambahan waktu 1 jam untuk sampai di sana kalau dari jakarta. nah, apa yang unik dari perjalanan pulang kampung ini?

Sunday, 12 January 2014

how to get to pantai pink?

pantai, pink, lombok, timur, wisata
pantai pink, lombok timur
mungkin sebagian besar dari kalian sudah pernah mendengar yang namanya pantai pink. pantai pink setau gue itu ada dua di Indonesia, di NTT, dan di Lombok timur. berhubung gue orang lombok timur dan belum pernah ke NTT, jadi gue mau cerita sama elo, elo, sama elo...ya, elo! yang baca blog ini, gak usah pura-pura mau nutup tab nya deh

pantai pink yang di lombok timur ini memang cukup menarik untuk menjadi sebuah destinasi wisata alam di pulau lombok. pantai satu-satunya yang berpasir pink di pulau lombok ini memang kurang terekspose. pantai ini kurang lebih sekitar 32 km dari pusat kota selong, lumayan jauh, sekitar 1 jam sampai 1 jam setengah lah dengan menggunakan kendaraan (becak dan sepeda adalah pengecualian).

Hokben Bontang Akhirnya Buka!

Beberapa bulan yang lalu pas masih tinggal di Bontang pernah bikin survey di sosial media: "Apa yang belum ada di Bontang yang kalian h...